12/11/14

Keunggulan dan Manfaat Jamu | Obat Herbal Alami

Apa kabar sobat?
Semoga dalam keadaan baik dan sehat selalu. Amien.
Mari kita pahami apa itu Herbal dan Manfaatnya bagi tubuh manusia.

Definisi Herbal dan Obat Herbal

Herbal adalah tanaman atau tumbuhan yang mempunyai kegunaan atau nilai lebih dalam pengobatan. Dengan kata lain, semua jenis tanaman yang mengandung bahan atau zat aktif yang berguna untuk pengobatan bisa digolongkan sebagai herbal. Herbal kadang disebut juga sebagai tanaman obat, sehingga dalam perkembangannya dimasukkan sebagai salah satu bentuk pengobatan alternatif.

Obat herbal adalah obat yang bersifat organik atau alami, sama seperti tubuh kita. Obat herbal murni diambil dari saripati tumbuhan atau hewan yang mempunyai manfaat untuk pengobatan, tanpa ada campuran bahan kimia buatan (sintetis). Obat Herbal yang berasal dari tumbuhan (nabati) misalnya jahe, bawang putih, kurma, jintan hitam (Habbatussauda), dsb. Yang berasal dari hewan (hewani) diantaranya Teripang (Gamat), Madu, Propolis, minyak ikan hiu, dsb.

Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal.

Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya. Seringkali kuning telur ayam kampung juga dipergunakan untuk tambahan campuran pada jamu gendong.

Pada jaman sekarang ini, dengan berkembangnya teknologi kedokteran yang semakin pesat dan banyaknya riset penelitian berkaitan dengan obat-obatan, maka semakin membuka mata kita bahwa ternyata alam secara alaminya telah menyediakan obat yang manjur untuk segala penyakit. Obat-obatan itu tidaklah sulit dicari dan beda dengan obat dari bahan kima sintetis, yang lambat laun akan menimbulkan efek samping pada tubuh kita.
sumber:wikipedia
Obat Herbal Alami vs Obat Kimia Sintetis

Banyak masyarakat yang masih kurang paham akan perbedaan obat herbal dan obat kimia. Umumnya masyarakat hanya tahu obat kimia dapat menyembuhkan penyakit secara langsung, sedangkan obat herbal sebagai alternatif jika obat kimia tidak dapat menyembuhkan penyakit yang dideritanya.

Akibat kurangnya pengetahuan ini sebenarnya juga dialami oleh banyak para dokter yang masih berkeyakinan jika obat kimia lebih efektif ketimbang obat herbal. Akibatnya masyarakat hingga kini lebih tersugesti jika sakit sebaiknya minum obat kimia ketimbang obat herbal.

Obat kimia akan baik jika digunakan sesuai aturan dengan komposisi yang tepat. Demikian juga obat herbal, sebenarnya lebih efektif menyembuhkan berbagai macam penyakit namun membutuhkan proses dan waktu yang tidak spontan. Padahal obat herbal yang dikelola dengan bahan yang bermutu dan baik tanpa dicampur bahan kimia, tidak akan menimbulkan efek samping, walaupun seseorang harus menggunakannya selama seumur hidup.

Berikut ini perbedaan antara obat herbal dan obat kimia/medis/sintetis, termasuk kelebihan dan kekurangannya.

Keunggulan Obat Herbal :

a. Relatif aman (tidak ada efek samping) untuk dikonsumsi dalam jangka waktu lama, bahkan seumur hidup.
Hal ini terjadi karena obat herbal tersusun oleh bahan-bahan organik yang kompleks. Dengan kata lain obat herbal dapat dianggap sebagai makanan, yang berarti bahan yang dikonsumsi guna memperbaiki sel-sel, jaringan, atau organ-organ yang rusak. Kelebihan dosis obat herbal yang digunakan bisa jadi menyebabkan efek samping seperti halnya kelebihan makanan. Sebagai kuncinya, dosis yang dianjurkan untuk penggunaan herbal adalah dosis tradisional dan sedikit dikurangkan.

b. Efektif, bahkan untuk penyakit yang sulit diobati secara medis.
Obat herbal bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit. Berdasarkan pengalaman turun-temurun yang tertulis maupun lisan, dan kemudian dipelajari dari berbagai aspek seperti botani, kimia dan farmakologi. Obat-obatan herbal sangat sesuai untuk gangguan kesehatan terutama penyakit kronik dan degeneratif seperti hipertensi, kencing manis, rematik, asma, penyebaran sel-sel kanker, tumor, dan lain-lain.

c. Harga murah dan dapat ditanam sendiri.
Terutama jika kita dapat menanam sendiri dengan membuat tanaman obat keluarga (TOGA) yang meliputi tanaman untuk pengobatan dan pemeliharaan kesehatan.

d. Aplikasinya lebih sederhana.
Jika diagnosa sudah jelas maka pengobatan dapat dilakukan di rumah dengan bantuan anggota keluarga yang lain. Bantuan dokter dibutuhkan untuk diagnosis yang benar berdasarkan data laboratorium. Rekomendasi terapi dapat diberikan oleh dokter yang juga herbalis, tetapi perawatannya bisa di rumah oleh anggota keluarga.

Kelemahan Obat Kimia atau Sintetis :

a. Efek samping.
Obat kimia reaksinya cepat, namun efek sampingnya bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain. Efek samping dari obat kimia yang bisa berupa efek samping langsung maupun tidak langsung atau terakumulasi. Hal ini terjadi karena bahan kimia bersifat anorganik dan murni, sementara tubuh bersifat organik dan kompleks. Maka bahan kimia bukan bahan yang benar-benar cocok untuk tubuh.
Endapan obat kimia akan menjadi racun yang berbahaya. Efek samping yang bisa ditimbulkan jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama, seperti iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, dll.

b. Sering kurang efektif untuk penyakit tertentu.
Beberapa penyakit memang belum ada obatnya, obat yang ada hanya bersifat simptomatik (mengurangi penderitaan sesaat) dan harus diminum seumur hidup. Beberapa penyakit belum diketahui penyebabnya. Banyak pasien secara rutin pergi ke dokter tanpa perbaikan yang signifikan bahkan semakin buruk keadaannya.

c. Harga yang mahal karena faktor impor.
Hampir semua obat kimia yang kita gunakan berasal dari luar. Hal ini terjadi karena untuk menghasilkan obat kita membutuhkan teknologi tinggi, biasa investasi yang tinggi dan waktu penelitian yang lama. Alasan lain di impor obat adalah perlunya kepercayaan atas produsen obat. Sampai saat ini kepercayaan terutama ada pada beberapa negara yang dikenal produsen obat. Bahan mahal yang diimpor terdiri dari obat jadi, bahan baku obat, bahan pengemas obat, teknologi, peralatan dan mesin-mesin, tenaga ahli dan tenaga terampil.

Pengobatan medis sesuai untuk menangani keadaan yang bersifat emergency (gawat darurat) atau akut (butuh pertolongan segera) seperti kecelakaan, pendarahan, serangan jantung yang tiba-tiba, asma akut, diare akut, dsb.

Oke sobat, demikianlah ulasan tentang perbedaan obat herbal dan obat kimia. Mudah-mudahan bermanfaat dan mudah dimengerti. Jangan lupa beri tahu teman dan kerabat. Selamat beraktivitas dan sehat selalu.
Lanjut membaca Tips Sehat Alami yang Mudah dan Menyenangkan.

sumber:gentongmas

CompuHerb's Blog :

Terima kasih telah mengunjungi blog kami. Semoga bermanfaat.
Sukses salalu !

0 komentar:

Solusi sehat alami dan produktif

Solusi sehat alami dan produktif

Kata Pencarian..

Distributed ByMy Blogger Themes|Designed ByBloggerMotion

Top